Rangkuman | Materi Pembelajaran Sekolah | Tutorial | dan lainnya

Saturday, 20 July 2013

KONFERENSI ASIA AFRIKA


KAA didasari oleh kesamaan kondisi geografis dan sejarah, yaitu:
1.    Wilayah benua Asia dan Afrika letaknya berdekatan sehingga saling melengkapi.
2.    Adanya persamaan di bidang budaya, agama, hubungan kekerabatan, falsafat atau ideologi, budi pekerti dan bahasa
3.    Sebagian besar negara di benua Asia dan Afrika pernah di jajah bangsa barat
4.    Adanya permasalahan yang sama dan mereka berusaha untuk mengatasi secara bersama-sama
5.    Persamaan sebagai negara yang masih terbelakang dan berkembang.
KAA diselenggarakan oleh lima negara yaitu:
·         Indonesia
·         India
·         Pakistan
·         Sri Lanka (Ceylon)
·         Myanmar
Konferensi pancanegara I di Kolombo, Sri Lanka (28 April – 2 Mei 1954) di hadiri oleh perwakilan lima negara sponsor
1.    Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo (Indonesia)
2.    Perdana Menteri Pandit Jawaharlal Nehru (India)
3.    Perdana Menteri Mohammad Ali Jinna (Pakistan)
4.    Perdana Menteri U Nu (Myanmar)
5.    Perdana Menteri Sri John Kotela Wala (Sri Lanka)
KAA I di Bandung (18 – 24 april 1955) di hadiri 29 negara, yang tidak hasir adalah derasi Afrika Tengah (Rhodesia), karena mengalami pergolakan politik dalam negeri. Ketua penyelenggara adalah Mr. Ali Sastroamidjojo.
KAA di selenggarakan dengan tujuan
1.    Memajukan kerjasama antar bangsa asia-afrika untuk mengembangkan kepentingan bersama, persahabatan, dan hubungan baik bertetangga
2.    Mempertimbangkan masalah sosial, ekonomi, dan kebudayaan negara-negara anggota
3.    Mempertimbangkan permasalahan khusus bangsa-bangsa di asia-afrika, seperti kedaulatan nasional, rasialisme, dan kolonialisme
4.    Meninjau kedudukan Asia serta rakyatnya di dunia, serta sumbangan bagi perdamaian dan kerjasama di dunia
KAA di Bandung mengasilkan kesepakatan Dasasila Bandung/ Spirit Bandung yang isinya:
1.    Menghormati hak dasar manusia sebagaimana tercantum dalam piagam PBB
2.    Menghormati kedaulatan dan integrasi teritorial semua negara
3.    Mengakui persamaan semua bangsa baik dasar maupun kecil
4.    Tidak melakukan intervensi/campur tangan masalah dalam negara lain
5.    Menghormati hak setiap bangsa untuk mempertahankan diri, baik secara sendiri maupun kolektif sesuai dengan piagam PBB
6.    Tidak melakukan tekanan-tekanan terhadap negara lain
7.    Tidak melakukan tindakan-tindakan atau ancaman-ancaman agresi terhadap keutuhan wilayah atau kemerdekaan negara lain
8.    Menyelesaikan segala persoalan internasional dengan jalan damai sesuai piagam PBB
9.    Memajukan kerjasama untuk kepentingan bersama
10. Menghormati hukum dan kewajiban internasional
Peran indonesia dalam penyelenggaraan KAA antara lain:
1.    Mensponsori penyelenggara KAA
2.    Menyediakan tempat penyelenggaraan konferensi pancanegara II di Bogor
3.    Menyediakan tempat penyelenggaraan KAA di Bandung
4.    Mendukung perwakilan Indonesia, yaitu: Ali Sastroamidjojo sebagai ketua penyelenggara KAA
Penyelenggaraan KAA memiliki pengaruh besar dalam upaya menciptakan perdamaian dunia dan menghapus kolonialisme. Semangat KAA mendorong lahirnya gerakan Non-Blok untuk tidak berpihak pada Blok Barat  maupun Blok Timur. Bagi Indonesia, KAA membawa keuntungan yaitu pemerintah indonesia mencapai kesepakatan mengenai masalah RCC, tentang dwi kewarganegaraan dan Indonesia memperoleh dukungan dalam perjuangan pembebasan Irian Barat

Kasih Kado Unik Yuk!!

Kasih Kado Unik Yuk!!

Join Ya :)

Total Pageviews

Blog Archive

@melia_ni. Powered by Blogger.