Pages

Saturday, 20 July 2013

PERKEMBANGAN KEANGGOTAAN DAN AKTIVITAS ORGANISASI INTERNASIONAL PBB (PERSATUAN BANGSA-BANGSA)



·         24 Oktober 1945, Organisasi PBB di bentuk. Para pendirinya yaitu Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Rusia, dan China.
·         Tujuan PBB:
1.    Memlihara perdamaian dan keamanan internasional
2.    Mengembangkan hubungan-hubungan persaudaraan antara bangsa-bangsa
3.    Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah internasional dalam bidang ekonomi, sosial budaya, dan hak asasi
4.    Menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam mewujudkan tujuang bersama cita-citanya

·         Peran PBB terhadap Indonesia pada masa revolusi fisik cukup besar. Berikut ini peranan PBB terhadap Indonesia.
a.    Ketika terjadi Agresi Militer Belanda I,
b.    Indonesia dan Australia mengusulkan meja Perundingan Renville,
c.    Ketika terjadi Agresi Militer Belanda II, PBB membentuk UNCI. Hasil kerja UNCI adalah mempertemukan Indonesia-Belanda dalam Perundingan Roem Royen
d.    PBB jugs berperan dalam menyelesaikan masalah Irian Barat, PBB membentuk pemerintahan sementara yang bernama UNTEA. Pada tanggal 1 Maret 1963 PBB menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia.
e.    Saat pelaksanaan Papera tahun 1969, utusan PBB yang diwakili Ortis Sanz hadir. Ortis Sanz juga membawa hasil Papera kedalam sidang umum PBB

·         Hubungan Indonesia dengan lembaga PBB mengalami pasang surut. Semasa Orde Lama, Indonesia menjauhkan diri dari PBB. Bahkan pernah keluar dari keanggotaan lembaga tersebut. Pada masa Orde Baru, Indonesia  masuk kembali menjadi anggota PBB. Indonesia mulai menunjukkan peran aktifnya. Berikut ini beberapa contoh peran Indonesia dalam PBB
a.    Pada bulan Januari tahun 1957 Indonesia mengirimkan pasukan Garuda I untuk memelihara perdamaian Timur Tengah
b.    Pada tanggal 10 September 2960 Indonesia mengirim Pasukan Garuda  II  dan III untuk mengatasi konflik di Kongo
c.    Membanyi kekuasaan sementara PBB di Kamboja, yang bertugas mengawasi transisi dari konflik aktif ke bentuk politik yang lebih damai
d.    Menteri Luar Negeri Adam Malik menjabat sebagai Ketua Sidang Majelis Umum PBB untuk masa sidang tahun 1974. Dalam perkembangan akhir-akhir ini, lembaga PBB mendapat sorota dari berbagai negara. Sorotan tersebut menghendaki agar PBB mereformasi terutama lembaga-lembaga PBB. Muncul tuntutan agar hak veto yang dimiliki The Big Five dihapus. Alasannya kurang mencerminkan rasa keadilan. Tuntutan yang lain yaitu memperluas aggota tetap Dewan Keamanan sehingga menggambarkan kekuatan dan perwakilan dari berbagai benua di belahan dunia.

·         Keanggotaan PBB
Terdiri dari 2 macam, yaitu:
a.    Anggota asli (original members)yang terdiri dari 50 negara yang menandatangani piagam di San Fransisco 26 Juni 1945. Pada tanggal 15 Oktober 1945 Polandia menyusul sehingga menjadi 51 negara
b.    Anggota tambahan, yakni negara-negara anggota PBB yang masuk kemudian berdasar syarat-syarat di setujui Majelis Umum PBB

·         Syarat-Syarat Ke-anggotaan PBB
1.    Negara merdeka
2.    Negara yang cinta damai
3.    Sanggup memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang tercantum di piagam PBB
4.    Diusulkan oleh Dewan Keamanan dan disahkan oleh Majelis Umum PBB