Monday, 12 August 2013

TERJADINYA PERISTIWA G 30 S/PKIDAN CARA PENUMPASANNYA G30 S/PKI (30 SEPTEMBER 1965)



Di                          : Jakarta
Tokoh Pendiri           : Letkol Untung Sutopo
Tokoh Penumpas     : _Presiden
                             _Mayjen Pranoto
                             _Mayjen Soeharto
Latar Belakang                   : pada masa demokrasi terpemimpin atau lebih dikenal dengan sebutan masa orde lama banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan terhadap ideologi pancasila dan konstitusi UUD 1945, serta politik luar negeri bebas aktif. Penyimpangan terhadao dasar ideologi dan konstitusi tersebut di manfaatkan PKI untuk memperoleh kesempatan dan menyusun kekuatan guna melakukan perebutan kekuasaan (kudeta).
Peristiwa                 : penculikkan dan pembunuhan terhadap sejumlah perwira tinggi angkatan darat dan penguasaan yang dilakukan G30 S/Pki terhadap dua sarana komunikasi yaitu Studio RRI Pusat dan Gedung PN Telekomunikasi.
Korban                             :
Di Jakarta
1.    Letjen Ahmad Yani, Men/Pengad
2.    Mayjen S Parman, Asisten I Men/Panged
3.    Mayjen R Suprapto, Deputi II Men/Pangad
4.    Mayjen Haryono, M.T Deputi III Men/Pangad
5.    Ade Irma Suryani
6.    Brigjen Sutoyo S, Inspektur Kehakiman/Oditur Jendral TNI AD
7.    Lettu Piere Andreas Tendean, Ajudan Menko Hankam/ Kepala Staf Angkatan Bersenjata
8.    Brrigar Polisi Karel Sasuit Tubun, Pengawal rumah wakil P.M III Dr. J. Leimena.
Di Yogyakarta
1.    Kolonel Katamso D, Komandan Korem 072 Yogyakarta
2.    Letnan Kolonel Sugiyono M, Kepala Staf Korem 072 Yogyakarta
Cara Penumpasan
-          1 Oktober 1965. Mayor Jendral Soeharto selaku Panglima Komando Strarengis angkatan Darat (KOSTRAD) mengambil alih pimpinan angkatan darat
-          Menteri panglima Angkatan Darat tidak dapat menjalankan tugasnya
-          1 Oktober 1965, 19.00 operasi penumpasan dapat menjalankan tugasnya
-          Operasi dilakukan oleh unsur-unsur resimen para  komando pasukan khusus (Kopassu)
-          3 Oktober 1965 di sumur tua lubang buaya di temukan para korban penculikan dan pembunuhan PKI
-          4 Oktober 1965 pengambilan jenazah baru dapat dilaksanakan
-          5 Oktober 1965 jenazah enam perwira tinggo dan seorang perwira pertama dimakamkan di taman makan pahlawan Kalibata
-          Satu demi satu para tokoh G30 S/PKI dapat ditangkap, seperti Kolonel Latief, Letnan Kolonel Untung dan D.N Aidit