Skip to main content

Bentuk-Bentuk Kerjasama Antarnegara



1.    Kerjasama Bilateral
·         Melibatkan 2 negara
·         Tujuan untuk membina hubungan baik yang telah terjalin dan menjalin hubungan dagang dengan negara mitra
·         Contoh:
a.    Kerjasama Indonesia dengan Malaysia
b.    Kerjasama Indonesia dengan Mesir
c.    Kerjasama Indonesia dengan Australia (AIDA)

2.    Kerjasama Regional
·         Antar beberapa negara dalam satu kawasan
·         Faktir yang memengaruhi:
a.    Sejarah
b.    Letak geografis
c.    Tekhnik
d.    Sumber daya alam
e.    Pemasaran
·         Contoh:
a.    ASEAN dan AFTA di kawasan Asia Tenggara
b.    SAARC di kawasan Asia Selatan
c.    APEC di kawasan Asia Pasifik
d.    Uni Eropa di kawasan Eropa

3.    Kerjasama Sub-Regional
·         Kerjasama beberapa negara dalam sub kawasan yang mencakup letak geografis yang berdekatan
·         Tujuan untuk mendorong pertumbuhan dan pembangunan eonomi negara-negara anggota
·         Contoh:
a.    Kerjasama tiga negara yang terdiri atas Indonesia, Malaysia, dan Thailand di wilayah utara ASEAN yang dikenal dengan IMT-GT
b.    Kerjasama berupa kawasan pertumbuhan Asia Timur Burunai Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Filiphina (BIMP-EAGA) di wilayah Timur ASEAN
c.    Kerjasama sub regional antara Belgia, Belanda, dan Lexemburg yang dikenal dengan Benelux

4.    Kerjasama Antar Regional
·         Antara beberapa negara satu kawasan dengan beberapa negara di kawasan lain
·         Contoh:
a.    Kerjasama antar lembaga ASEAN dengan Uni Eropa atau ASEAN dengan SAARC

5.    Kerjasama Internasional
·         Bentuk kerjasama yang melibatkan beberapa negara di dunia
·         Contoh:
a.    Perserikatan bangsa-bangsa (PBB)
b.    World  Trade Organization (WTO)
c.    International Labour Organization (FAO)
d.    Economic and Social Council (Ecosoc)
e.    United Nations Development Programme (UNDP)

Disusun Oleh:
1.    Cindi Meitri Putri
2.    Zarah Cybilleva
3.    Fauzan Septriadi
4.    Trisdayanti

Comments

Popular posts from this blog

Andai Aku Jadi Presiden

       Ketika ditanya oleh bapak, ibu guru di SD, “Apa cita-citamu, Mel?”, dengan bangga aku menjawab, “Mau jadi Ibu Presiden, Bu…” Waktu SD, segala mimpi dan cita-cita berlabuh. Namun cita-cita yang lain kalah saing dengan harapan untuk menjadi Presiden. Lantaran seorang presiden adalah seorang yang tenar, dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia, dan dikenal oleh orang-orang penting di dunia. Selain itu seorang presiden juga memiliki banyak uang dan memiliki pengawal yang setia menjaga disetiap keadaan. Rasanya indah bila bermimpi menjadi presiden, hingga kelas 6 SD, aku mencalonkan diri sebagai perangkat kelas dan suara terbanyak diterima olehku, maka dari itu aku disandangkan suatu beban untuk mengurus dan mengatur kelas, aku terpilih menjadi ketua kelas. Dan bagiku inilah saatnya untuk membina diri, aku menganggap bahwa saat ini akulah yang menjadi presiden di sekolahku, aku kan menjadi pemimpin yang tangguh dan pemimpin yang jujur serta bijaksa...

RANGKUMAN IPS KELAS 7 TENTANG KERAJAAN HINDU-BUDDHA

1. Munculnya Agama Hindu dan Budha           a. Agama Hindu   Sebelum Hindu lahir, di lembah Sungai Indus (sekarang wilayah Pakistan) telah berkembang kebudayaan yang tinggi yaitu “Kebudayaan Mohenjo Daro dan Harappa” milik bangsa Dravida sekitar tahun 1500 SM. Bangsa Arya melalui celah Kaiber masuk ke India, menakhlukkan dan menguasai kota-kota di lembah Indus yang tadinya dikuasai oleh bangsa Dravida. Dalam penyebarannya suku bangsa Arya ada yang melangsugkan pernikahan dengan orang-orang Dravida sehingga terbentuklah masyarakat dan generasi baru yang disebut “Bangsa Hindu”.   Tradisi dan kepercayaan bangsa Hindu inilah yang disebut agama dan kebudayaan Hindu.     Agama hindu merupakan kepercayaan yang memuja dan menyembah banyak dewa (politheisme) dewa utamanya disebut TRIMURTI terdiri dari Brahma (dewa pencipta), Wisnu (dewa pemelihara) dan Siwa (dewa perusak). Kitab suci agama Hindu adalah kitab Wed...

LOGO SMKN 3 TANJUNGPANDAN, LOGO SMKN PARIWISATA TANJUNGPANDAN