Skip to main content

Alamku yang Ter-



Mentari memijar sejurus di hadapan lopak mata
Desiran ilalang mesrah dibelai angin sejuk yang mendesir
Kicauan burung menandakan pagi siap untuk dimulai
Embun dingin menandakan dunia siap berpendar

Alamku yang indah
Walau tak pernah bisa memandingkan keindahan surga

Alamku yang ku cinta
Disini segala makhluk berpijak
Dimana semua makhluk saling menyapakan cinta
Sebagai bulir-bulir kasih sayang Ilahi

Alamku yang termanis
Kau mampu menafkahi setiap makhluk
Menaungi banyak umat

Namun terkadang manusia tak tahu diuntung
Hutanmu dia sisir habis hingga gundul
Lautmu hitam pekat
Langitmu kini kelabu

Alamku,
Kau mengerti apa kebutuhan setiap manusia
Namun manusia terkadang tak mengerti apa maksudmu
Mungkin menunggu kapan dan dimana akan terjadi murkamu
Agar segalanya sadar akan kebiadaban.

Tanjungpandan, 18 Oktober 2013

Ini adalah naskah saya untuk lomba ini http://lomenulis.com/post/62784084100/lomba-menulis-dalam-bentuk-apa-pun-dl-31-okt-2013 ikutan yuk :)

Comments

Popular posts from this blog

LOGO SMKN 3 TANJUNGPANDAN, LOGO SMKN PARIWISATA TANJUNGPANDAN

RANGKUMAN IPS KELAS 7 TENTANG KERAJAAN HINDU-BUDDHA

1. Munculnya Agama Hindu dan Budha           a. Agama Hindu   Sebelum Hindu lahir, di lembah Sungai Indus (sekarang wilayah Pakistan) telah berkembang kebudayaan yang tinggi yaitu “Kebudayaan Mohenjo Daro dan Harappa” milik bangsa Dravida sekitar tahun 1500 SM. Bangsa Arya melalui celah Kaiber masuk ke India, menakhlukkan dan menguasai kota-kota di lembah Indus yang tadinya dikuasai oleh bangsa Dravida. Dalam penyebarannya suku bangsa Arya ada yang melangsugkan pernikahan dengan orang-orang Dravida sehingga terbentuklah masyarakat dan generasi baru yang disebut “Bangsa Hindu”.   Tradisi dan kepercayaan bangsa Hindu inilah yang disebut agama dan kebudayaan Hindu.     Agama hindu merupakan kepercayaan yang memuja dan menyembah banyak dewa (politheisme) dewa utamanya disebut TRIMURTI terdiri dari Brahma (dewa pencipta), Wisnu (dewa pemelihara) dan Siwa (dewa perusak). Kitab suci agama Hindu adalah kitab Wed...

Andai Aku Jadi Presiden

       Ketika ditanya oleh bapak, ibu guru di SD, “Apa cita-citamu, Mel?”, dengan bangga aku menjawab, “Mau jadi Ibu Presiden, Bu…” Waktu SD, segala mimpi dan cita-cita berlabuh. Namun cita-cita yang lain kalah saing dengan harapan untuk menjadi Presiden. Lantaran seorang presiden adalah seorang yang tenar, dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia, dan dikenal oleh orang-orang penting di dunia. Selain itu seorang presiden juga memiliki banyak uang dan memiliki pengawal yang setia menjaga disetiap keadaan. Rasanya indah bila bermimpi menjadi presiden, hingga kelas 6 SD, aku mencalonkan diri sebagai perangkat kelas dan suara terbanyak diterima olehku, maka dari itu aku disandangkan suatu beban untuk mengurus dan mengatur kelas, aku terpilih menjadi ketua kelas. Dan bagiku inilah saatnya untuk membina diri, aku menganggap bahwa saat ini akulah yang menjadi presiden di sekolahku, aku kan menjadi pemimpin yang tangguh dan pemimpin yang jujur serta bijaksa...