Tuesday, 8 October 2013

Produk Indonesia

Indonesia, yang terdiri dari 17.504 pulau, 1.340 suku bangsa, 546 bahasa, menjadi satu-satunya Negara yang hidup dengan segala perbedaan yang dipeluk erat oleh suatu semboyan agar tetap bersatu. Lalu apakah angka tersebut masih belum bisa mambuktikan bahwa kita adalah bangsa yang besar? Atau masih adakah Negara yang mempunyai angka yang lebih besar dibandingkah angka diatas? Andai jawabannya “Tidak” lalu mengapa kita masih membanggakan apa yang Negara lain punya? Terutama dalam bidang produk dan teknologi yang memang sedang bergejolaknya sekarang ini.
Banyak yang berkata bahwa SDM kita tak berkualitas, siapa bilang? SDM Indonesia berkualitas, walau tak sepenuhnya. Hanya saja kita tak punya wadah khusus untuk menampung SDM yang bersemangat, kreatif, dan inovatif, sebagai manusia yang unggul dan berkualitas. True?
Jangan katakan kita terpuruk! Segelintir dari kita sedang memajukan kemajuan Negara ini. Fakta mengatakan banyak dari kita tidak menghargai produk dalam negeri, banyak dari kita yang malah menghina, mengejek, merendahkan, dan tak menganggap bernilai karya tangan mereka yang berjuang, berkreasi, dan berinovasi demi harga diri kita semua! Terutama pada produk teknologi. Kalaupun kita memang tidak suka dengan produk dalam negeri yang dibuat oleh mereka yang menyelamatkan harga diri kita, kita tak perlu menghina, merendahkan, dan menginjak produk negeri sendiri, harusnya kita sadari bahwa kita sedang berevolusi untuk maju ke depan, seharusnya kita sebagai bagian dari negeri ini mendukung penuh, bukan berarti kita harus membeli semua barang produk Indonesia, tidak! Merekalah yang menyelamatkan kita dari sematan julukan “Negara Konsumtif Total”. Dengan adanya mereka kita jauh dari julukan yang memalukan itu. kita mungkin pantas menerima julukan “Negara Setengah Produktif, Setengah Konsumtif), karena fakta mengatakan Negara kita senang yang setengah-setengah. (Hahaha *Ngelawak)

Tanjungpandan, 8 Oktober 2013
23:30


0 komentar

Post a Comment